Tampilkan postingan dengan label php function. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label php function. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Desember 2009

PHP : Belajar AJAX dengan bantuan SAJAX

Download Contoh Kode

Saat ini aplikasi web selalu darahkan untuk menggunakan ajax. Dalam artikel ini, kita akan belajar mengimplementasikan ajax dengan menggunakan library bantuan dari modernmethod.com yang bernama sajax.

Kenapa menggunakan ajax

Aplikasi web berjalan halaman demi halaman. misalkan, jika kita ingin menambah data pada sebuah table maka akan melibatkan paling tidak 2 halaman, yaitu :

1. halaman form
2. halaman pemroses.

Apabila tidak ada data yang khusus ingin dimunculkan pada halaman form, maka proses standar menggunakan 2 halaman seperti dapat digunakan. masalah akan muncul apabila ada informasi yang ingin dimunculkan pada saat input data di form. misalkan data yang diinput adalah data order, yang pada saat kode produk diinput maka dihalaman yang sama akan muncul stok dan nama produk yang dmaksud.

Masalah tersebut bisa diatasi dengan 2 cara :
1. menggunakan window.open yang akan membuka window baru
2. menggunakan ajax

Kita hanya akan membicarakan solusi nomor 2 , yaitu ajax. Ajax menggunakan komponen browser yang disebut dengan XMLHttpRequest yang diciptakan pertama kali oleh Microsoft untuk browsernya Internet Explorer. Dengan menggunakan XMLHttpRequest ini ditambah dengan Javascript maka ajax dapat terlaksana .

Berikut ini contoh kode :

Jumat, 26 Juni 2009

Ada Berapa Jenis Function di PHP ?

Secara garis besar, memang hanya ada 2 jenis function di seluruh bahasa pemrograman yang saya tahu. Nah apakah itu ?

VB membedakan antara Function dan Procedure sedangkan Java membedakan dari jenis hasil keluaran. Ok, mungkin masih bingun dengan kata - kata "hasil keluaran"


Baca analogi ini baik - baik :
  1. Ibu membuang sampah. Ibu hanya berpikir pekerjaannya sudah selesai tanpa ada tindak lanjut atas sampah maupun tong sampah. disini tong sampah adalah tempat akhir dari proses membuang sampah, sehingga tidak diperlukan pengawasan/pemrosesan lanjutan.
  2. Ibu meminta bibi untuk membeli minyak goreng di warung terdekat karena ibu ingin menggoreng ikan. Disini ibu membutuhkan minyak goreng sebagai bahan pemrosesan lanjutan, yang tanpa minyak goreng tersebut ibu tidak akan bisa menghasilkan ikan goren yang lezat.
Yup, jika anda perhatikan maka akan ada 2 hal yang jelas tertera di analogi tersebut, yaitu : fungsi yang tidak dibutuhkan untuk proses lanjutan atau tidak memberikan nilai balikan, dan fungsi yang dibutuhkan untuk pemrosesan lanjutan atau memberikan nilai balikan.

contoh yang nyata adalah :

1.
echo "saya sedang belajar";

2.
$nama="manohara odelia pinot";
echo substr($nama,0,10);

fungsi echo pada contoh 1, adalah fungsi akhir yang tidak kita butuhkan untuk proses lanjutan karena memang hasilnya langsung dilayar dan tidak ada proses lagi yang membutuhkan hasil tersebut.

sedangkan fungsi substr di contoh 2 memberikan nilai balikan berupa potongan string dibutuhkan oleh echo untuk kemudian menampilkannya dilayar.

Berikut ini contoh kode function dan prosedur dalam bahasa - bahasa lain.

vb

// prosedur atau sub
// tanpa nilai balikan
public sub tampilkanForm()
formX.show()
end sub

// function
// dengan nilai balikan
function jumlahHuruf(byval nama as string) as integer
dim hasil as int
hasil = len(nama)
jumlahHuruf = hasil
end function


java

//function tanpa nilai balikan
void sayHello(String nama){
System.out.println(nama);
}


//function dengan nilai balikan
int hitungLuas(int panjang,int lebar){
int hasil = panjang * lebar;
return hasil;
}


php

//fungsi tanpa nilai balikan
function sayHello($nama){
echo "Hello";
}

//fungsi dengan nilai balikan
function hitungLuas($panjang,$lebar){
$hasil = $panjang*$lebar;
return $hasil;
}

Ok, itulah contoh tentang perbedaan 2 jenis fungsi yang ada dalam pemrograman secara umum.

Belajar Menggunakan PHP Function

Baiklah, sekarang kita coba belajar menggunakan function dan yang pertama kali akan kita lakukan adalah mengoprek struktur function.

Sebelumnya, perlu disadari bahwa pada saat kita membuat sebuah function berarti kita seakan menambahkan bahasa kedalam aplikasi kita. Sehingga sebaiknya dalam penamaan function gunakan nama - nama yang memang berkaitan / berasosiai dengan fungsi dari function itu sendiri.

untuk membentuk function:

syntax :
function nama ($parameter)
{
//badan function
}

contoh :

function hitungLuasLingkaran($jari)
{ // pembuka badan function

$luas = ($jari*$jari)*3.14;
echo $luas;

} // penutup badan function

Penjelasan :

function hitungLuasLingkaran($jari)
hitungLuasLingkaran adalah nama function

$jari adalah parameter variabel input untuk function tersebut, ini sama halnya form dan inputtext pada html form. form adalah function, sedangkan inputtext adalah parameternya.

parameter bersifat pilihan/opsional, sehingga boleh tidak digunakan/kosong. akan tetapi apabila kosong, maka function seakan tidak bersifat dinamis.


Variabel - variabel lain yang dibentuk di dalam badan function seperti $hasil,tidak dapat dipanggil secara langsung dari luar function


Bagaimana penggunaannya ?

penggunaannya seperti kita menggunakan fungsi bawaan dari modul - modul php.


berarti , jika kita ingin menghitung luas lingkaran dengan jari - jari 10 kemudian langsung menampilkan kelayar
adalah :


echo hitungLuasLingkaran(10);

atau, jika kita ingin mengetahui luas dua buah lingkaran masing - masing jari jarinya adalah 7 dan 8 maka :

//php ------------------------

$a = hitungLuasLingkaran(7);
$b = hitungLuasLingkaran(8);

$hasil = $a+$b;
echo $hasil;

//php ------------------------