Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

Perulangan dengan Foreach

Hi, jumpa lagi dengan saya dalam tutorial pemrograman. Kali ini yang akan saya share adalah tentang penggunaan foreach. Foreach ini erat kaitannya dengan jenis - jenis kumpulan/collection seperti array,record,objects. Foreach sendiri jika diterjemahkan secara literal berarti untuk setiap. Jadi apabila kita mempunya sebuah collection/kumpulan yang berupa array dari string, maka dengan menggunakan foreach berarti kita mengulang sejumlah element pada array tersebut. contoh kode php :
<?php

   $nama_hari = array('minggu','senin','selasa','rabu','kamis','jumat','sabtu');

   //lakukan perulangan
   $c=1;
   foreach($nama_hari as $hari)
   {
      echo "Hari ke $c ". $hari ."
";
      $c++;
   }
?>
Kira - kira cukup jelas kode diatas ? , ok jika belum jelas saya perjelas. Kita mempunyai array bernama $nama_hari, dan isi array tersebut adalah nama - nama hari, bila biasanya kita melakukan perulangan berdasarkan jumlah array yaitu dengan $jumlah = count($nama_hari), kali ini kita menggunakan perintah foreach yang akan secara otomatis mengulang sejumlah element array. Selanjutnya , saya akan contohkan dengan compound assosiative array alias array assosiatif bertumpuk
<?php

   $perusahaan = array(
                      'AUTO'=>array('name'=>'Astra Otoparts','location'=>'Kelapa Gading, DKI Jakarta'),
                      'GDG'=>array('name'=>'Gudang Garam ','location'=>'Kediri , Jawa Timur'),
                      'BCA'=>array('name'=>'PT. Bank Central Asia','location'=>'Jakarta Pusat, DKI Jakarta')
                      );

   //lakukan perulangan
   $c=1;
   foreach($perusahaan as $key => $val)
   {
      echo "Nama Perushaan ke $c ". $val['name'] ."
";
      $c++;
   }
?>
Bagaimana dengan kode diatas ? cukup jelas ? , semoga cukup jelas ya. Dan karena di php object dan assosiative array bisa dikonversi bolak - balik, maka kodenya pun bisa kita ubah :) , coba tebak . Ya, bagi yang menjawab dengan perintah $oval = (object) $val saya kasih nilai 100! Baik, sekian dulu share saya kali ini, semoga tetap semangat dalam mengejar karir dan hobby :) Happy Coding!

Rabu, 21 Desember 2011

Latihan String PHP : Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah

Hi Kali ini saya menyelipkan latihan php string yang saya ikutkan untuk latihan SEO dengan tema 'Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah'.
Nah Karena ini berupa string, maka saya akan memberikan beberapa tips tentang string yang mungkin sering digunakan dalam pemrograman

1. Mengextract string/ Membuat array dari string.
2. Menggabungkan Array menjadi String
3. Menghitung Jumlah kata

Ok kita mulai saja.

Memecah

Mengextract String. Tujuan dari proses ini adalah untuk memproses kata - perkata dalam string tersebut. misal kita punya string yang isinya "senin selasa rabu kamis jumat sabtu" dan ingin menulis string tersebut menjadi :
senin
selasa
rabu
kamis
jumat
sabtu
atau String yang isinya "Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah" , dan kita akan memproses kata jakarta dan kata murah untuk kita masukan dalam proses yang lain. misal :
a. setiap ditemukan kata 'jakarta' maka kita munculkan 'sewa ruang kantor' sebanyak 6 kali
b. jika ditemukan kata 'murah' maka kita munculkan 'ruang kantor jakarta' sebanyak 8 kali.

nah kode untuk mengextract string menjadi array adalah "explode"

<?php

$hari = "senin selasa rabu kamis jumat sabtu";
$arrHari = explode(" ",$hari); //memecah string menjadi array berdasarkan spasi

?>

<?php

$seo = "Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah";
$kata = explode(" ",$seo); //memecah string menjadi array berdasarkan spasi

?>

Menggabungkan

Untuk menggabungkan array kembali menjadi string, maka fungsi yang digunakan adalah : implode :) , contoh :
 
<?php

$seo = "Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah";

$kata = explode(" ",$seo); //memecah string menjadi array berdasarkan spasi

$seo2 = implode(" ",$kata);

echo $seo2; // output : Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah


?> 

Menghitung Jumlah Kata

Untuk menghitung jumlah kata, karena kita sudah mengetahui fungsi explode, dan telah menjadikan string menjadi array. maka
untuk menghitung sangat mudah, gunakan fungsi count. contoh :

<?php


$seo = "Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah";

$kata = explode(" ",$seo); //memecah string menjadi array berdasarkan spasi
$seo2 = implode(" ",$kata);

echo "jumlah kata pada kalimat : ". $seo2. "  adalah ". count($seo2); // output : Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah

?>  


dan terakhir, mencari kata. Kita akan mencari kata berdasarkan jumlah kata, dan karena kita sudah tau jumlah kata dalam array tersebutmaka seharusnya kita sudah bisa menebak cara penggunaannya :) dan saya tidak munculkan contoh kodenya untuk memacu anda berlatih dan mencoba. catatan : pencarian kata lebih maksimal jika menggunakan regular expresion


Demikian latihan string php kali ini , semoga menambah pengetahuan dan kemampuan dalam penggunaan PHP.
Happy Coding!

Catatan :
Tulisan Ini diikutkan untuk Lomba SEO di seomaster
Target SEO adalah sewa-kantor.com

Rabu, 23 November 2011

Mengenal PHP - CLI : Command Line Interface


Hi, Jumpa lagi dengan makkul.com. Kali ini saya akan membagikan tulisan tentang PHPCLI atau PHP ditext mode alias command line interface. Yang sudah tau tentu akan melewatkan tulisan ini, tapi bagi kamu yang belum tau, wajib baca tulisan ini. Mengapa ? hm, banyak hal yang terkait dengan phpcli ini. Berikut ini alasan - alasan tentang mengapa kamu wajib mengetahui dan mempelajari cli.



Mengapa perlu tau php-cli
Pemrograman web memang menarik, tapi selain dari pemrograman untuk aplikasi alias kontent, web juga membutuhkan hal - hal yang sifatnya administrasi yang biasanya harus otomatis, atau bisa juga karena memang tidak bisa dijalankan di web

Contoh Hal - hal yang harus otomatis
1. Pengiriman bulk mail. Emang kamu mau kirim email satu - satu ?
2. Backup database harian.

Contoh Hal - hal yang tidak bisa dijalankan di web/browser
1. Proses perhitungan yang membutuhkan waktu yang lama. misal pemrosesan 500 ribu records
2. Proses testing dan otomasi testing.

Nah, cukup jelas tentang apa - apa saja yang mungkin kamu lakukan dengan menggunakan php-cli ? .Jika sudah jelas maka kita bisa memulai explorasi php cli di artikel selanjutnya. Untuk saat ini kita bisa memulai dengan cara penggunaan php-cli

Jika kamu menggunakan xampp, maka cara yang kita lakukan adalah :

1. buka command prompt
2. arahkan ke folder xampp (biasanya di c:\xampp) , kita bisa tulis -> cd ../../xampp
3. arahkan ke folder php -> cd php
4. jalankan php dengan cara -> php -v

Untuk menjalankan script php bisa dengan cara :
> php namascript.php



Happy Coding!



Selasa, 27 September 2011

Contoh Kode PHP dengan CodeIgniter : Kosimpin


Hi All , untuk yang masih kesusahan menggunakan svn, saya sudah upload versi terakhir yang masih belum sempurna ke googlecode. Mudah - mudahan bisa membantu mempelajari Pemrograman PHP dengan Codeigniter

Kosimpin di google chrome

Rabu, 21 September 2011

PHP : Membuat Class dengan style PHP 5.x

Untuk yang pernah baca artikel saya sebelumnya yang mengenai pembentukan class dalam php, berikut ini cara penulisan class untuk php5.

Perbedaan yang paling mencolok adalah pada constructor.

di php 4 kita menulisnya dengan cara ini : (nama constructor = nama class )




<?php


//php4
class mobil
{
function mobil()
{
//inisialisasi kode
}
}

?>



di php 5 kita menulisnya dengan cara ini : ( constructor = function dengan nama _Construct )



<?php

//php5
class mobil
{
function __Construct()
{
//inisialisasi kode
}
}

?>



Ok. Happy Coding!

Selasa, 01 Maret 2011

Menggunakan Virtual Machine untuk Testing Aplikasi PHP


Saat ini komputer sudah semakin kuat, kecepatan processor 3 GHz, memory 2 GigaByte dan lcd pun sudah semakin terjangkau.

Dengan kondisi seperti ini, sudah tidak ada alasan untuk tidak menginstal OS lain selain windows, kenapa ? karena di hosting rata2 menyediakan linux/bsd yang secara umum case sensitive yang berakibat program aplikasi tidak bisa dijalankan karena file dianggap tidak ada.

Nah, untuk mengatasi ini. Install Virtual Machine semacam Virtual Box ataupun VMware bajakan :). lalu diatas virtual machine itu installah linux yang mudah misal Mandriva ataupun Ubuntu.

Lalu cobalah pasang aplikasi php mysql dari lingkungan linux/bsd kemungkinan akan bermasalah pada penamaan file.

Cobalah! dan happy coding!

Kamis, 03 Februari 2011

Lowongan Kerja PHP

Hmm judulnya seakan saya mau posting lowongan kerja ya ? engga, saya engga mau posting lowognan kerja. tapi saya mau kasi tips tentang tren php saat ini. Jadi kamu bisa tau apa yang harus dikejar.

Nih saya kasih tau langsung aja :

Database : MySQL , MSSQL , Oracle , MongoDB. Silahkan pilih salah satu. dua lebih baik.
Framework : Codeigniter,Zend,Symfony
Javascript : jQuery,Jquery UI, Ext-js
Webservice : type data : xml,yml,kml,json
protocol : xml-rpc,soap,custom

Nah, list di atas merupakan pilihan, jadi pilihlah masing - masing 1 dari 3 kategori tersebut. dua lebih baik.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan itu ?. yah latihan bikin project, misal :

1. clone wordpress dengan fungsi xml-rpc agar bisa memposting dari web/aplikasi lain
2. Aplikasi Point Of Sales dengan fitur - fitur jQuery UI

Ok. saya cukup disini dulu, selanjutnya akan saya lengkapi. have a nice hunting!

Rabu, 19 Mei 2010

PHP: Membuat JSON dengan PHP

Untuk membuat json dengan php, langkah pertama yang perlu diingat adalah , php digunakan untuk menghasilkan string yang akan digunakan oleh browser. Sehingga apapun yang kita hasilkan baik html,text,xml ataupun json sesungguhnya tidak menjadi masalah asalkan kita tau cara membentuk format yang diinginkan tersebut.

Jika belum mengerti format json, ada baiknya baca dulu artikel sebelumnya. Jika sudah, baik kita lanjutkan artikel ini.

Contoh 1




<?php

header("content-type:application/json");
echo "{\"nama\":\"budi anduk\"}";

?>

jika dijalankan akan menghasilkan :
{"nama":"budi anduk"}



Ini adalah data json paling sederhana yang terdiri dari 1 buah variabel, yaitu nama dan isinya string "budi anduk".

Selasa, 11 Mei 2010

Keranjang Belanja/Shopping Cart Dengan PHP

Prasyarat
Sebelum mempelajari tutorial ini, sebaiknya anda belajar terlebih dahulu tentang session. Jika sudah maka kita bisa melanjutkan pelajaran ini.

Dasar Kerja
Pelajaran ini akan mempraktekan fungsi session digabung dengan database (tulis,baca) untuk melakukan fungsi keranjang belanjanya.Database yang digunakan adalah mysql dan phpmyadmin sebagai alat untuk membantu dalam bekerja dengan database

Struktur Tabel :
  1. barang ( id (int autonumber primary), nama(varchar(50)), harga(decimal))
  2. keranjang_belanja (id(int autonumber primary),session_id (varchar (255)),id_barang (int),nama_barang (varchar(50),qty (int),harga (decimal))
  3. pesanan(id(int autonumber primary),email(varchar(50)),nama_pemesan(varchar(50)), total_nilai(decimal),jumlah_barang(int),tgl_pesan(date),tgl_input(datetime))
  4. pesanan_detail (id_pesanan,id_barang,nama_barang,qty,harga)
Kita buat struktur tabel berdasarkan keterangan diatas. Struktur tabel ini masih bersifat sederhana dan mengabaikan potensi kebocoran keamanan.Setelah selesai membuat table-table diatas maka langkah selanjutnya adalah :

  1. Membuat tampilan list barang yang bisa dibeli
  2. Membuat tampilan list isi shopping cart
  3. Membuat halaman konfirmasi pemesanan barang
  4. Membuat halaman konfirmasi pemesanan barang telah sukses dan mencetak/menampilkan nomor pesanan yang bisa disimpan oleh pemesan.
Mari kita mulai langkah demi langkah

1. Membuat tampilan list barang yang bisa dibeli.
Untuk membuat tampilan list barang ini, kita bisa menggunakan perulangan berdasarkan jumlah record barang. tampilan yang kita buat adalah tampilan yang sederhana yang menampilkan seluruh barang dan mengabaikan paging(fungsi halaman). Cara ini sama dengan artikel sebelumnya mengenai tampilan berita/blog yang mengulang tabel didalam sebuah perulangan

2. Membuat tampilan list isi shopping cart.
Tampilan isi shopping cart, sederhananya merupakan perulangan yang isinya merupakan cerminan dari tabel keranjang_belanja dengan menggunakan session_id sebagai filter.Jika belum mengerti tentang session maka sebaiknya membaca artikel ini terlebih dahulu.

3. Membuat halaman konfirmasi pemesanan barang.
Halaman ini berisi formulir yang harus diisi, yaitu : email, nama, alamat , telpon dari pemesan.

4. Membuat Halaman Konfirmasi pemesanan barang telah sukses.
Pada halaman ini, kita akan menampilkan nomor pesanan barang yang telah kita simpan didalam tabel.


Ok. Artikel ini saya akan stop dulu sampai sini, sambil saya membuat contoh programnya. Saya rasa langkah2 yang diberikan cukup jelas. jika ada pertanyaan isi komentar atau email langsung.
Happy Coding!.





Selasa, 13 Oktober 2009

PHP : Latihan membuat class

Kita akan latihan membuat class, untuk itu kita akan mengikuti beberapa
tips ini :

1. Penamaan file mengikuti nama class
Misal : Mahasiswa -> nama file : Mahasiswa.class.php
2. Gunakan 1 file untuk 1 class
Lihat penjelasan nomor 1
3. Satukan class dalam 1 folder khusus, jangan dicampur dengan file bukan class
Hal ini berguna agar pencarian class menjadi lebih fokus


Selanjutnya, cara pembentukan class

1. Buat sebuah file, beri nama Mahasiswa.class.php lalu simpan
misal dengan wamp
c:\wamp\www\class\Mahasiswa.class.php

2. tulis kode berikut :





<?php

class Mahasiswa{
}

?>




Struktur ini sudah cukup untuk menyatakan bahwa kita telah mempunyai class
Mahasiswa.

Selanjutnya kita akan menambahkan fungsi/method kedalam class Mahasiswa



3. Menambahkan method



<?php

class Mahasiswa{

//construktor
function Mahasiswa($nama=""){
}


function cariData($filter){
//code php biasa
}

}

?>



Konstruktor

Disini kita menambahkan fungsi Mahasiswa, fungsi ini disebut konstruktor
artinya fungsi ini merupakan fungsi pembentuk Object yang terbentuk dari
class Mahasiswa.

Mengapa demikian ?, karena fungsi Mahasiswa ini akan dipanggil/executed
pada saat sebuah object Mahasiswa dibentuk.


Parameter Optional/Tidak wajib

Jika kita perhatikan, method mahasiswa memiliki satu parameter , yaitu $nama
, tetapi karena kita mendefinisikan $nama="" maka artinya parameter menjadi
tidak wajib atau optional

function Mahasiswa($nama=""){
}


4. Membentuk Object




<?php

//asumsi semua file class ada di folder class
include("class/mahasiswa.class.php");

//disini , new Mahasiswa akan menjalankan
//fungsi/method Mahasiswa dari class Mahasiswa yang ada di
//file Mahasiswa.class.php

$mahasiswa = new Mahasiswa("Budi Anduk");

?>




Nah, Cukup dulu latihannya semoga mudah dipahami. Artikel berikutnya akan saya tambah. Happy Coding!

Jumat, 09 Oktober 2009

PHP : Mengidentifikasi kebutuhan akan Class dan Object

PHP : Mengidentifikasi kebutuhan akan Class dan Object

Setelah kita cukup mengerti alasan mengenai kenapa kita harus belajar membuat class dan object,
sekarang saatnya kita coba dan latih kemampuan kita agar dapat diaplikasikasikan kedalam
proyek/pekerjaan/pelajaran/solusi yang akan datang.

Mengidentifikasi kebutuhan akan Class dan Object
Seringkali masalah ini menjadi momok bagi mereka yang memulai, yang perlu diingat disini adalah
class dan object akan sangat tergantung dari bagaimana cara kita memandang suatu masalah.Sehingga class dan object akan berkembang sesuai dengan arah kebutuhan masing - masing dan pada akhirnya tidak ada cara yang salah dalam menetapkan suatu class dan object melainkan efektif atau tidaknya Class dan Object tersebut karena pada dasarnya tujuan akhir/solusi sama2 tercapai.

misal :

Lampu Merah mempunya fungsi : menyala merah kuning atau hijau

pandangan A :
Misal : Memandang LampuMerah sebagai Object yang terintegrasi dan tidak terpisahkan.
Pandangan ini karena latar belakang A yang merupakan pengguna Jalan.

Buat class LampuMerah dengan fungsi merah(),kuning(),hijau()


<?php

class LampuMerah{

function LampuMerah(){
}

function merah(){
}

function kuning(){
}

function hijau(){
}

}
?>


pandangan B :
Misal : Memandang LampuMerah sebagai sebuah Object gabungan dari Object yang lain.
Pandangan ini karena latar belakang B sebagai Ahli Listrik dan B tidak hanya menggunakan
lampu sebagai LampuMerah, tapi dia juga akan menggunakan Lampu sebagai LampuDisko sehingga
dia memisahkan Lampu sebagai class tersendiri

Buat object Lampu,buat Object LampuMerah lalu gabungkan


<?php

class Lampu(){

var $warna;
function Lampu($warna){
$this->warna = $warna;
}

function menyala(){
}
}


class LampuMerah{

var $merah;
var $kuning;
var $hijau;

function LampuMerah($lampu1,$lampu2,$lampu3){
$this->merah = $lampu1;
$this->kuning = $lampu2;
$this->hijau = $lampu3;
}

function merahOn(){
$this->merah->menyala();
}

function hijauOn(){
$this->hijau->menyala();
}

function kuningOn(){
$this->kuning->menyala();
}

}
?>


Setelah kita melihat contoh diatas, maka jelas bagi kita bahwa tidak ada class yang benar atau salah
semua kembali kepada pandangan masing - masing akan fungsi yang dibutuhkan. sehingga yang terjadi adalah efektif atau tidaknyanya suatu solusi yang dibangun. sebagai catatan, langkah - langkah efektif yang terlah teruji oleh para ahli dalam menyelesaikan suatu masalah dalam pemrograman disebut dengan Pattern.

Nah semoga mudah ya memahami hal ini.Happy Coding!

Senin, 31 Agustus 2009

Membuat Kalender

Download Contoh Kode

Berikut ini adalah kode yang pernah saya buat. Walaupun tidak pernah saya berikan dalam kuliah, kode ini menggunakan prinsip - prinsip perulangan,pengecekan,class dan function.

Contoh penggunaannya adalah seperti ini :



<?php
include("kalender.class.php");
$kalender = new kalender();
echo $kalender->setActionPage("http://test/?mod=sched");
echo "<center>";
echo $kalender->printMyMonth(4,2010);
echo "</center>";
echo $kalender->printYear(2010);
?>

Hasilnya akan seperti ini :




Dan berikut ini adalah class Kalendernya. Simpan dengan nama kalender.class.php




class kalender
{
/*

Kalender dengan Fungsi Hari Besar
satiri.a@gmail.com
2006


Membutuhkan Kelas untuk koneksi ke MySQL
db.class.php
table.class.php



*/


var $tabel,$action;


function setTable($table)
{
$this->tabel=$table;
}

function setActionPage($action){
$this->action=$action;
}

function daySize($bulan,$tahun)
{
// tentuin jumlah hari dalam 1 bulan
// check yang paling besar dulu
$ok = checkdate($bulan,31,$tahun);
if($ok)
{
return 31;
}
else
{
$ok = checkdate($bulan,30,$tahun);
if($ok)
{
return 30;
}
else
{
$ok = checkdate($bulan,29,$tahun);
if($ok)
{
return 29;
}
else
{
return 28;
}
}
}

}

function printTimeOfDay($mulai,$sampai)
{
echo "<table width='100%' style='border:solid 1px;' border='1'>";
for($i=$mulai;$i<=$sampai;$i++)
{
if(($i%2)>1)
{
echo "<tr><td width='20%'>$i</td><td width='80%'> </td></tr>";
}
else
{
echo "<tr><td width='20%' bgcolor='#04a022'>$i</td><td width='80%'> </td></tr>";
}
}
echo "</table>";
}

function printShortMonth($bulan,$tahun,$shortest="no")
{
$namahari = array("Min","Sen","Sel","Rab","Kam","Jum","Sab");
$namabulan = array("Jan","Feb","Mar","Apr","Mei","Jun","Jul",
"Agt","Sep","Okt","Nop","Des");

$namahari2 = array("M","S","S","R","K","J","S");

if($shortest=="no")
{
$hasil = $this->printMyMonth($bulan,$tahun,$namabulan,$namahari);
}else
{
$hasil = $this->printMyMonth($bulan,$tahun,$namabulan,$namahari2);
}
return $hasil;
}

function printYear($tahun)
{
$c=1;
echo "<table border='0' align='center'>";
for($i=1;$i<=12;$i++)
{

//echo $c."<br>";
if($c==1)
{
echo "<tr>";
//echo "<td>$c</td>";
echo "<td valign='top'>".$this->printShortMonth($i,$tahun,"yes")."</td>";
}
else
{
if($c==3)
{
//echo "<td>$c</td>";
echo "<td valign='top'>".$this->printShortMonth($i,$tahun,"yes")."</td>";
echo "</tr>";
$c=0;
}
else
{
//echo "<td>$c</td>";
echo "<td valign='top'>".$this->printShortMonth($i,$tahun,"yes")."</td>";
}
}
$c++;
}
echo "</table>";
}

function printMyMonth($bulan,$tahun,$namabulan="",$namahari="")
{
$jhari = $this->daySize($bulan,$tahun);

if($namahari=="")
{
$namahari = array("Minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jumat","Sabtu");
}

if($namabulan=="")
{
$namabulan = array("Januari","Februari","Maret","April","Mei",
"Juni","Juli","Agustus","September","Oktober",
"Nopember","Desember");
}


$c=1;
$chari=0;
for($i=1;$i<=$jhari;$i++)
{
$mydate = getdate(mktime(0,0,0,$bulan,$i,$tahun));
$cdate = getdate();


if($mydate["wday"]==6)
{
$minggu[$chari][$mydate["wday"]]=$i;
$chari++;
}
else
{
$minggu[$chari][$mydate["wday"]]=$i;
}




}


$hasil="";
$hasil.="<table style='border:solid 0px' cellspacing='1' width='80%'>";
$hasil.="<tr><td Colspan='7' class='headerkalender' align='center'><h3>".$namabulan[$bulan-1]." ".$tahun."</h3></td></tr>";
$hasil.="<tr>";

for($i=0;$i<=6;$i++)
{
$hasil.="<td style='border:solid 1px #DEDEDE' align='center'>".$namahari[$i]."</td>";
}
$hasil.="</tr>";

$jharikerja=0;
$jharilewat=0;
foreach($minggu as $seminggu)
{
$hasil.="<tr>";
for($i=0;$i<=6;$i++)
{

$tgl = $tahun."-".$bulan."-".$seminggu[$i];
$hasibesar = "";
//$haribesar = $this->getHaribesar($tgl);

//print_r($haribesar);
if($i==0 | $i==6)
{
$warna="#FF0000";
}
else
{
if($haribesar!="")
{
$warna="#FF0000";
$deskripsi = $haribesar[0];
//echo $deskripsi[0];
}
else
{
$deskripsi="";
$warna = "#0000FF";

if($seminggu[$i]!=null)
{
$jharikerja++;
if($seminggu[$i]<=$cdate["mday"])
{
$jharilewat++;
}
}
}
}


if($seminggu[$i]==$cdate["mday"])
{

$hasil.="<td align='center' bgcolor='#DEDEDE' style='border:solid 1px'>".
"<a href='".$this->action."&bulan=$bulan&tanggal=$seminggu[$i]&tahun=$tahun' title='".addslashes($deskripsi[0])."'>".
$seminggu[$i]."</a></td>";
}else
{
$hasil.="<td align='center' style='border:solid 1px #DEDEDE'>".
"<a href='".$this->action."&bulan=$bulan&tanggal=$seminggu[$i]&tahun=$tahun' title='".addslashes($deskripsi[0])."'>".
"<font color='$warna'>".$seminggu[$i]."</font></a></td>";

}
}
$hasil.="</tr>";
$haribesar="";
$deskripsi="";

}

$hasil.="<tr><td colspan='7'>Jumlah Hari Kerja : $jharikerja</td></tr>";
$hasil.="<tr><td colspan='7'>Sisa hari kerja : ".($jharikerja-$jharilewat)."</td></tr>";
$hasil.="</table>";

return $hasil;
}


function getHariBesar($tanggal)
{
// hasil berupa array
$sql = "select type,deskripsi,tanggal from haribesar where tanggal='".$tanggal."'";
$this->tabel->runQuery($sql);

$event="";
$tglevent="";
$c=0;
while($row=mysql_fetch_row($this->tabel->rs))
{
$event[$c]=$row[1];
$tglevent[$c]=$row[2];
$c++;
}

if($c>=1)
{
return array($event,$tglevent);
}else
{
return "";
}
}


function getAdminList($batas=20,$mulai=0,$return="no",$app)
{
$qry = "select id,type,deskripsi,tanggal ".
"from haribesar ".
"order by tanggal limit $mulai,$batas";
$this->tabel->connect();
$this->tabel->runQuery($qry);

$hasil = $hasil. "<!-- ide list --><table width=100% style='border:solid 1px #DEDEDE' border=1>";
while($row=mysql_fetch_array($this->tabel->rs))
{
$hasil = $hasil.
"<tr><td valign=top style='font-size:9pt' width='5%'>".$row[0]."</td>".
"<td valign=top style='font-size:9pt' width='10%'>".$row[3]."</td>".
"<td valign=top style='font-size:9pt' width='60%'>".$row[2]."</td>".
"<td style='font-size:9pt' size='25%' align='center'>".
"<a href='?app=".$app."&mode=setuju&id=".$row[0]."'>Setuju</a> | <a href='?app=".$app."&mode=tolak&id=".$row[0]."'>Tolak</a> |".
" <a href='?app=".$app."&mode=hapus&id=".$row[0]."'>Hapus</a> | <a href='?app=".$app."&mode=edit&id=".$row[0]."'>Edit</a> </td></tr>";
}
$hasil = $hasil. "</table><!-- ide list -->";

if($return=="no")
{
echo $hasil;
}
else
{
return $hasil;
}
}

}


Kamis, 09 Juli 2009

Membuat fungsi Login dengan PHP

Fungsi login memang menjadi fungsi yang harus ada di setiap aplikasi. Dengan adanya login maka program bisa membedakan kapan suatu fungsi dimunculkan, hak - hak user dan lain sebagainya.

Jadi, inti dari login adalah : memastikan user berhak dan membedakan user yang aktif

Lalu, apa yang harus diketahui sebelum bisa mengaplikasi login ?. Session, yah session adalah kuncinya. dengan mengerti cara kerja session maka anda akan mengerti prinsip login. Jadi sebaiknya, jika anda belum mengerti tentang session, baca dulu session

Cara Kerja
Berikut ini adalah contoh cara kerja session untuk login :
1. cek apakah variabel session tertentu sudah terbentuk
2. jika belum munculkan form login.
3. jika form disend, arahkan ke halaman pemroses login

Penjelasan
Ok. berikutnya penjelasan detail dari cara kerja tersebut
  1. mengecek apakah session sudah terbentuk, disini kita akan menggunakan variabel $_SESSION['user']. Dengan terbentuknya variabel ini, program akan menganggap bahwa user telah login:
if(isset($_SESSION['user'])){
echo "sudah login";
}else{
//munculkan form
}


2. jika belum munculkan form login.

if(isset($_SESSION['user'])){
echo "sudah login";
}else{
//munculkan form
}

3. jika form disend, arahkan ke halaman pemroses login. Berikut ini, proses yang terjadi di halaman pemroses login

session_start();


$user = $_POST['user'];
$password = $_POST['password'];

//proses dibawah ini tanpa database,
//tetapi jika diganti kedatabase tentu sudah mengerti ya

if($user=="budi" && $password=="rahasia"){

//jika ok buat variabel session
$_SESSION['user']=$budi;

//kembali ke menu
header("location:index.php");
}else{
//kembali ke halaman login
header("location:login.php");
}

Baca Juga
Mengenal Session
Koneksi Ke Database
Pencarian data dengan MySQL select

Rabu, 01 Juli 2009

Soal - Soal PHP MySQL

Pelajari dan praktekan, itulah kunci kesuksesan dalam belajar. Jika anda telah mempelajari materi - materi dari site ini, silahkan kerjakan soal - soal dibawah ini. Ingat, semakin banyak bertemu masalah dan berhasil menghadapinya, maka anda akan semakin kuat.

  1. Aplikasi Parkir , aplikasi ini mewajibkan pengertian tentang session,login,insert dan update. level 6
  2. Aplikasi Blog, aplikasi ini mewajibkan pemahaman atas session, struktur tabel html dan perulangan , level 5


Selamat Belajar!!.

Jumat, 26 Juni 2009

Ada Berapa Jenis Function di PHP ?

Secara garis besar, memang hanya ada 2 jenis function di seluruh bahasa pemrograman yang saya tahu. Nah apakah itu ?

VB membedakan antara Function dan Procedure sedangkan Java membedakan dari jenis hasil keluaran. Ok, mungkin masih bingun dengan kata - kata "hasil keluaran"


Baca analogi ini baik - baik :
  1. Ibu membuang sampah. Ibu hanya berpikir pekerjaannya sudah selesai tanpa ada tindak lanjut atas sampah maupun tong sampah. disini tong sampah adalah tempat akhir dari proses membuang sampah, sehingga tidak diperlukan pengawasan/pemrosesan lanjutan.
  2. Ibu meminta bibi untuk membeli minyak goreng di warung terdekat karena ibu ingin menggoreng ikan. Disini ibu membutuhkan minyak goreng sebagai bahan pemrosesan lanjutan, yang tanpa minyak goreng tersebut ibu tidak akan bisa menghasilkan ikan goren yang lezat.
Yup, jika anda perhatikan maka akan ada 2 hal yang jelas tertera di analogi tersebut, yaitu : fungsi yang tidak dibutuhkan untuk proses lanjutan atau tidak memberikan nilai balikan, dan fungsi yang dibutuhkan untuk pemrosesan lanjutan atau memberikan nilai balikan.

contoh yang nyata adalah :

1.
echo "saya sedang belajar";

2.
$nama="manohara odelia pinot";
echo substr($nama,0,10);

fungsi echo pada contoh 1, adalah fungsi akhir yang tidak kita butuhkan untuk proses lanjutan karena memang hasilnya langsung dilayar dan tidak ada proses lagi yang membutuhkan hasil tersebut.

sedangkan fungsi substr di contoh 2 memberikan nilai balikan berupa potongan string dibutuhkan oleh echo untuk kemudian menampilkannya dilayar.

Berikut ini contoh kode function dan prosedur dalam bahasa - bahasa lain.

vb

// prosedur atau sub
// tanpa nilai balikan
public sub tampilkanForm()
formX.show()
end sub

// function
// dengan nilai balikan
function jumlahHuruf(byval nama as string) as integer
dim hasil as int
hasil = len(nama)
jumlahHuruf = hasil
end function


java

//function tanpa nilai balikan
void sayHello(String nama){
System.out.println(nama);
}


//function dengan nilai balikan
int hitungLuas(int panjang,int lebar){
int hasil = panjang * lebar;
return hasil;
}


php

//fungsi tanpa nilai balikan
function sayHello($nama){
echo "Hello";
}

//fungsi dengan nilai balikan
function hitungLuas($panjang,$lebar){
$hasil = $panjang*$lebar;
return $hasil;
}

Ok, itulah contoh tentang perbedaan 2 jenis fungsi yang ada dalam pemrograman secara umum.

Belajar Menggunakan PHP Function

Baiklah, sekarang kita coba belajar menggunakan function dan yang pertama kali akan kita lakukan adalah mengoprek struktur function.

Sebelumnya, perlu disadari bahwa pada saat kita membuat sebuah function berarti kita seakan menambahkan bahasa kedalam aplikasi kita. Sehingga sebaiknya dalam penamaan function gunakan nama - nama yang memang berkaitan / berasosiai dengan fungsi dari function itu sendiri.

untuk membentuk function:

syntax :
function nama ($parameter)
{
//badan function
}

contoh :

function hitungLuasLingkaran($jari)
{ // pembuka badan function

$luas = ($jari*$jari)*3.14;
echo $luas;

} // penutup badan function

Penjelasan :

function hitungLuasLingkaran($jari)
hitungLuasLingkaran adalah nama function

$jari adalah parameter variabel input untuk function tersebut, ini sama halnya form dan inputtext pada html form. form adalah function, sedangkan inputtext adalah parameternya.

parameter bersifat pilihan/opsional, sehingga boleh tidak digunakan/kosong. akan tetapi apabila kosong, maka function seakan tidak bersifat dinamis.


Variabel - variabel lain yang dibentuk di dalam badan function seperti $hasil,tidak dapat dipanggil secara langsung dari luar function


Bagaimana penggunaannya ?

penggunaannya seperti kita menggunakan fungsi bawaan dari modul - modul php.


berarti , jika kita ingin menghitung luas lingkaran dengan jari - jari 10 kemudian langsung menampilkan kelayar
adalah :


echo hitungLuasLingkaran(10);

atau, jika kita ingin mengetahui luas dua buah lingkaran masing - masing jari jarinya adalah 7 dan 8 maka :

//php ------------------------

$a = hitungLuasLingkaran(7);
$b = hitungLuasLingkaran(8);

$hasil = $a+$b;
echo $hasil;

//php ------------------------











PHP : Mengapa Function dan Prosedur diperlukan

Mengapa function dan prosedure diperlukan ? hhmm , mungkin untuk yang baru belajar pemrograman pertanyaan ini sering mengisi benak dan sering bertahan lama sampai terpaksa menggunakan function tanpa tahu pentingnya function.

Sekilas pengertian, function dapat diartikan sebagai pekerjaan yang dilakukan berulang - ulang. Berulang - ulang disini maksudnya bukan seperti perulangan dalam for ataupun while, tapi yang dimaksud berulang adalah pekerjaan tersebut digunakan dibeberapa atau banyak bagian program.

Selain karena pengulangan, biasanya pengulangan itu sendiri terkait dengan penyederhanaan dalam cara memprogram. Maksudnya adalah, dengan membuat function maka programmer tidak lagi harus membuat program yang sama untuk fungsi yang sama.

Contoh Jelas :

1. Pengulangan Bagian Program
Contoh : Form Order membutuhkan Combo/list customer tapi ternyata Combo/List customer juga diperlukan di form pencarian order berdasarkan customer.

Disini bisa kita lihat bahwa combo akan digunakan di lebih dari 1 bagian program.


2. Menyederhanakan
Apabila kita tidak menggunakan function, maka kita cenderung melakukan pekerjaan yang sama dengan jumlah baris kode yang sama.

contoh : print 1 s.d. 10 lalu print 1 s.d. 100 lalu print 1 s.d. 1000

Tanpa function kode akan menjadi :


for($i=1;$i<=10;$i++){ echo $i;
}

for($i=1;$i<=100;$i++){ echo $i;
}

for($i=1;$i<=1000;$i++){ echo $i;
}


dengan function, kode akan menjadi :

//tulis function
function tulisAngka($mulai,$sampai){

for($i=$mulai;$i<=$sampai;$i++) {
echo $i
}
}

//panggil function
tulisAngka(1,10);
tulisAngka(1,100);
tulisAngka(1,1000);


Disini bisa kita lihat perbedaan jumlah baris program yang digunakan apabila program menggunakan function dan jika tidak menggunakan function


Artikel Terkait :
Belajar Menggunakan PHP Function
Ada Berapa Jenis Function di PHP ?

Kamis, 25 Juni 2009

Kapan Menggunakan IF Kapan Menggunakan Switch

Mungkin jika diperhatikan sepintas IF dan SWITCH tidak memiliki perbedaan, tetapi jika kita perhatikan lebih jauh maka akan tampak jelas perbedaan - perbedaan penggunaannya.

IF digunakan apabila seleksi memiliki lebih dari 1 kondisi dan nilai
SWITCH digunakan apabila hanya ada 1 kondisi dengan nilai yang bervaria

contoh :

IF
Jika budi=andi dan budi < wati bisa diterjemahkan menjadi



if($budi==$andi && $budi<$wati){
}



SWITCH
test budi, cek apakah budi pria ?, cek apakah budi wanita ? , cek apakah budi gakjelas ?
ini dapat diartikan menjadi :



switch($budi){

case "pria":
break;

case "wanita":
break;

default:
break;

}

Jumat, 19 Juni 2009

Melakukan Operasi Perhitungan

PHPImage via Wikipedia

Berikut ini kita akan mencoba melakukan operasi perhitungan dengan
bantuan PHP. PHP mengenal tanda - tanda standar dalam operasi pehitungan
yaitu :

+ Operasi Penambahan
- Operasi Pengurangan
/ Operasi Pembagian
* Operasi Perkalian
% Modulus / Sisa Pembagian

Mari kita lihat 2 contoh kode yang mencontohkan cara penggunaan dari
lambang/operator tersebut.

Operasi Penjumlahan

<?php

$a=10;
$b=15;

$hasil = $a + $b;
echo $hasil;

?>


Operasi Perkalian

<?php

$a=10;
$b=15;

$hasil = $a + $b;
echo $hasil;

?>

Dari contoh diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa operasi perhitungan
cukup mudah dilakukan dalam php.
sedangkan untuk perhitungan yang lebih kompleks, gunakan fungsi
pengelompokan , yaitu dengan menggunakan Kurung
Contoh :

<?php

//menghitung luas segitiga
$alas = 10;
$tinggi = 15;

$luas = ($alas/2)*$tinggi;
echo $luas;
?>

Ok. Jangan Lupa dicoba ya!




Reblog this post [with Zemanta]

Rabu, 10 Juni 2009

Mengenal Variabel Array di PHP

Setelah jelas tentang apa itu variabel dan cara penulisannya, kita beralih untuk mempelajari array. Array adalah sekelompok variabel yang terekat dalam satu nama. Di PHP , sebuah array dapat berisi type data yang berbeda - beda, ini karena sifat PHP yang dinamis.

Mengapa kita membutuhkan array ?
Array kita butuhkan untuk menyimpan data - data yang bersifat berkelompok, misal : nama bulan , nama hari, nama kelas dsb. Data - data yang bersifat berkelompok tentu saya bersifat seperti table dalam sebuah database.Nah, array memang digunakan sebagai tempat transfer antara database dan aplikasi/kode program. Lebih jelas tentang array sebagai sarana transfer data kita bahas kemudian.

Contoh Pembuatan Array

$hari = array("minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jumat");
$bulan = array("Januari","Februari","Maret");

//contoh penulisan dengan menyebutkan index array
$bulan[3]="April";


Perhatian : Index array pada PHP selalu dimulai dari 0, sehingga apabila anda
perhatikan kode diatas $bulan[3] saya set bernilai "April".

Contoh Pengecekan Isi Array
Untuk mengecek apakah array memang mempunyai isi , bisa dicek dengan cara :

count($arrayku); // ini mengecek jumlah element didalam array
print_r($array); //ini memprint out isi array , sehingga kita bisa melihat apakah data dalam array sudah benar.

Demikian Perkenalan tentang Array. Terimakasih, dan jangan lupa isi komentar.